Atasi Penumpukan Kendaraan, Bandara Internasional Syamsudin Noor Terapkan Alur Penjemputan Baru

Banjarbaru, bbs-news.id - Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) menata ulang alur dalam proses kedatangan penumpang di Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Awal tahun 2026 menjadi momentum bagi bandara-bandara InJourney Airports, termasuk di Bandara Internasional Syamsudin Noor untuk merefleksikan pelayanan dan fasilitas kendarudaraan bagi pengguna jasa. Berkaca dari layanan yang telah diberikan di tahun sebelumnya, serangkaian langkah korektif dan inovatif diterapkan sebagai strategi peningkatan layanan di tahun 2026.

“Kami mendengar masukan dan ulasan dari pengalaman penumpang ketika tiba di Bandara Internasional Syamsudin Noor. Tentunya kami mengapresiasi dan terbuka dengan input dari para pengguna jasa yang selanjutnya kami jadikan dasar dalam merumuskan strategi guna meningkatkan _customer journey_ di Bandara Internasional Syamsudin Noor”, ungkap Stephanus Millyas Wardana, General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Sejalan dengan peningkatan aktivitas pesawat dan jumlah penumpang di Bandara Internasional Syamsudin Noor, terdapat potensi penumpukan kendaraan di beberapa titik akibat penjemputan (_pick up_) yang tidak pada tempatnya. Untuk itu, Bandara Internasional Syamsudin Noor saat ini menerapkan alur baru untuk penjemputan kendaraan roda empat pada _pick up zone_ yang berlokasi di antara pintu Kedatangan Domestik dan Kedatangan Internasional.

Bagi para pengguna jasa yang ingin melakukan penjemputan menggunakan kendaraan roda empat lebih dekat dari area _Exhibition Hall_ dapat menggunakan opsi _premium parking_ atau _premium pick up zone_ yang berlokasi tepat di seberang pintu _Exhibition Hall_. Sementara untuk kendaraan roda dua dapat ke arah kanan menuju Terminal Keberangkatan.

Bagi para penumpang yang memerlukan opsi _land transportation_ dapat menuju area Selasar Kedatangan dengan opsi beragam taxi konvensional, taxi online, maupun bus. Namun, bagi penumpang yang ingin berjalan dengan santai dan sejuk dapat juga memilih opsi jalur Lobby Kedatangan dengan Area Komersial disana.

“Penataan ini kami terapkan mulai Januari 2026 sebagai upaya untuk mengatasi potensi penumpukan kendaraan di area kedatangan. Kami mohon kerja sama dari seluruh pengguna jasa untuk dapat mematuhi rambu, mengikuti arahan dari petugas, dan menjaga ketertiban bersama agar pengalaman terbang dari Bandara Internasional Syamsudin Noor dapat berjalan dengan aman dan lancar”, tutup Millyas. [VA]


Andra