Melalui FGD Kerjasama Dengan KPP Pratama Banjarmasin, Walikota Ibnu Sina Ajak Semua Pihak Bangun Kota Banjarmasin

Bbs-news.id, Banjarmasin  -   Focus Group Discussion (FGD) untuk kolaborasi Pentahelix atau multi pihak, yang maksudnya semua orang harus terlibat dalam pembangunan kota, termasuk berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Pajak. 

Menurut Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, ketika bicara pembiayaan, pembangunan, kebutuhan, maka daftar keinginan pembangunan kota hampir 5 triliun rupiah. 

Tapi APBD Banjarmasin baru di angka 2 triliun rupiah. Sehingga banyak hal yang harus dibangun, dan salah satunya dalam hal pemulihan ekonomi. Disebutkan, Ketika ingin pulih secara ekonomi, harus bekerjasama, harus sama-sama.

“Makanya sejak awal kami menyadari, membangunan kota ini tidak bisa sendiri. Makanya kolaborasi 5 asfek plus 1 hexahelixnya.  Untuk membangunan kota , Akademisi terlibat, kita sudah MOU dengan beberapa Perguruan Tinggi, baik Swasta maupun Negeri. 

Kemudian untuk yang bisnis, dunia usaha, dengan teman-teman bisnis profesi, kemudian juga komunitas warga kota juga terlibat, termasuk Governon, itu Pemerintah Kota, termasuk Institusi Pemerintah Pusat yang ada di daerah, juga harus terlibat membangun kota. 

Dan yang terakhir adalah Media Massa untuk bisa menginformasikan berbagai macam hasil pembangunan kota Banjarmasin. 

Termasuk juga memberikan informasi-informasi terkait program-program Pemerintah Kota Banjarmasin dan Kalsel. Apa yang kita inginkan, akan berhenti hanya di sebatas keinginan, kalau kemudian tidak ada lembaga pembiayaan. Duitnya dari mana,” ungkap Ibnu.

Focus Group Discussion, yang bertema Kolaborasi Pentahelix Kota Banjamasin, Untuk Pemulihan Ekonomi Nasional,  Melalui Program Pengungkapan Sukarela, yang dipusatkan di Aula Kayuh Baimbal Kantor Walikota Banjarmasin, Senin (28/3/2022) kemaren, sebagai wujud sinergi dalam mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional.

FGD hasil kerjasama Kantor Pelayanan Pajak Pratama Banjarmasin bekerja sama dengan Pemerintah Kota Banjarmasin, menghadirkan narasumber dari Kantor Pelayanan Pajak Pratama Banjarmasin, Pemerintah Kota Banjarmasin, serta Akademisi. Diikuti oleh peserta dari berbagai asosiasi, diantaranya APERSI, PPJI, KADIN, HIPMI, APINDO, IDI, PDGI, INI, PSMTI dan IKPI.(Juns/Andra