Banjarmasin, bbs-news.id — PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan kesiapan layanan energi untuk mendukung kelancaran penerbangan haji 2026 melalui keandalan pasokan avtur di seluruh titik layanan. Secara nasional, Pertamina Patra Niaga menyiapkan lebih dari 80 ribu kilo liter (KL) avtur guna memenuhi kebutuhan penerbangan haji, dengan dukungan sistem rantai pasok terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, menegaskan bahwa keandalan suplai avtur menjadi kunci dalam mendukung kelancaran operasional penerbangan haji.
“Pertamina Patra Niaga memastikan keandalan suplai avtur di seluruh titik layanan penerbangan haji melalui sistem rantai pasok terintegrasi, mulai dari kilang, fuel terminal, aviation fuel terminal hingga layanan into-plane. Hal ini kami lakukan untuk menjamin kelancaran operasional penerbangan haji secara aman, tepat waktu, dan sesuai standar layanan,” ujar Roberth.
Sebagai bagian dari implementasi kesiapan tersebut di wilayah Kalimantan, Aviation Fuel Terminal (AFT) Syamsudin Noor melaksanakan First Refueling Hajj Flight 1447 H pada Kamis (23/4), yang menandai dimulainya operasional penerbangan haji dari embarkasi Banjarmasin. Pada musim haji tahun ini, operasional penerbangan dari embarkasi Banjarmasin melalui AFT Syamsudin Noor akan dilayani dalam 19 kelompok terbang (kloter) penerbangan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menyampaikan bahwa pelaksanaan pengisian avtur perdana ini merupakan bagian dari kesiapan operasional yang telah dipersiapkan melalui Satgas Haji 2026.
“Pelaksanaan first refueling hajj flight di AFT Syamsudin Noor menjadi wujud kesiapan Pertamina Patra Niaga dalam mendukung kelancaran operasional haji di wilayah Kalimantan. Kami memastikan seluruh proses penyaluran avtur berjalan dengan mengedepankan aspek HSSE, keandalan layanan, serta ketepatan waktu guna mendukung perjalanan ibadah jamaah secara aman dan lancar,” ujar Edi.
Ia menambahkan bahwa di balik setiap penerbangan haji, terdapat tanggung jawab besar yang dijalankan oleh seluruh tim operasional.
“Setiap tetes energi yang disalurkan bukan sekadar bagian dari operasional, tetapi juga menjadi kontribusi nyata dalam mendukung perjalanan suci para tamu Allah. Ini adalah amanah yang kami jalankan dengan penuh komitmen, ketelitian, dan profesionalisme,” tambahnya.
Melalui Satgas Haji 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan kesiapan sarana dan fasilitas, keandalan suplai energi, serta kesiapan personel yang siaga 24 jam selama periode operasional haji berlangsung.
Dengan menjunjung tinggi prinsip HSSE dan profesionalisme, Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan energi yang andal dan berkelanjutan guna mendukung kelancaran ibadah haji 2026 bagi seluruh jemaah Indonesia
PT Pertamina Patra Niaga
Andra
