Amuntai,bbs-news.id - Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dari Fraksi Partai Golkar, Halida Noviasari, S.H., M.Kn., melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun 2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) Kalsel V yang meliputi Kabupaten Tabalong, Balangan, dan Hulu Sungai Utara (HSU).
Kegiatan reses tersebut dijadwalkan berlangsung pada 14–21 Januari 2026.
Kegiatan reses ini menjadi momentum bagi Halida Noviasari untuk kembali hadir bersilaturahmi dan bertatap muka langsung dengan masyarakat di daerah pemilihannya. Selama pelaksanaan reses, ia mengunjungi wilayah Kabupaten Tabalong yang terdampak banjir pada 27 Desember 2025, tepatnya di Kecamatan Haruai dan Kecamatan Tanjung.
Selain itu, ia juga melaksanakan kegiatan reses di Kecamatan Bintang Ara, yang dikenal sebagai salah satu daerah penghasil hortikultura terbesar, mengingat sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai petani dan pekebun.
Dalam suasana penuh keakraban, masyarakat diberikan ruang untuk menyampaikan berbagai saran, masukan, serta persoalan yang dihadapi di desa masing-masing.
Pada kesempatan tersebut, Halida Noviasari juga menyampaikan permohonan maaf karena belum dapat membersamai warga saat kejadian banjir berlangsung.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa kondisi warga terdampak banjir menjadi perhatian khusus dengan turun langsung melihat kondisi pascabanjir serta memberikan bantuan kepada masyarakat.
Ia memberikan bantuan beras dan sembako lainnya kepada warga terdampak banjir, para warga terdampak banjir yang menerima bantuan tersebut selain berterima kasih menyatakan bersyukur dan senang terhadap bantuan tersebut.
Selain itu, ia juga berdiskusi dengan warga mengenai berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk meminimalisir terjadinya banjir tahunan, sekaligus mendengarkan secara langsung aspirasi dan masukan dari masyarakat terdampak.
Pada kesempatan lainnya, Halida Noviasari, S.H., M.Kn., berdialog dengan warga Kecamatan Bintang Ara terkait permintaan pelatihan pengemasan buah. Hal ini mengingat daerah tersebut merupakan salah satu sentra penghasil buah, sehingga masyarakat berharap hasil panen yang melimpah tidak terbuang, melainkan dapat diolah dan dimanfaatkan melalui kemasan buah.
Selain itu, warga juga menyampaikan aspirasi terkait permohonan enclave di kawasan hutan, khususnya di wilayah Plasma PIR, serta pembangunan di pedesaan dan daerah terpencil melalui Program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa).
Kegiatan reses ini menjadi bagian penting dari tanggung jawab Halida Noviasari selaku anggota DPRD dalam menjembatani kepentingan masyarakat dengan pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa kegiatan reses bukan hanya sekadar pertemuan dan dialog, tetapi juga diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
FH/Andra
