Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), Mushaffa Zakir mengingatkan, bahwa program Adiwiyata tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial saja.
"Karena esensi utama Adiwiyata adalah membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan di lingkungan sekolah," kata Mushaffa Zakir, saat dikonfirmasi.
Mushaffa Zakir menuturkan, peran guru, siswa dan pemerintah daerah sangat penting dalam memastikan keberhasilan program ini secara jangka panjang.
"Kami juga mendorong adanya evaluasi berkala terhadap sekolah-sekolah Adiwiyata agar program tersebut tetap berjalan sesuai tujuan dan tidak kehilangan arah," tuturnya.
Mushaffa Zakir yang juga Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kalsel pun menjelaskan, sekolah-sekolah yang menyandang predikat Adiwiyata harus benar-benar menerapkan prinsip ramah lingkungan dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari pengelolaan sampah, penghematan energi hingga keterlibatan aktif siswa dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
"Jadi yang terpenting itu adalah implementasi nyata dan konsistensi dalam membentuk karakter peduli lingkungan bagi peserta didik," ungkapnya.
FH
