Dominasi Calon Sekda Banjarmasin, Machli Riyadi Telak Ungguli Atas Kandidat Yang Lain

Banjarmasin, bbs-news.id – Proses seleksi terbuka pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin kini memasuki babak krusial. Setelah Panitia Seleksi (Pansel) secara resmi mengumumkan tujuh nama pejabat yang lolos seleksi administrasi, dinamika di tengah masyarakat mulai memanas, salah satunya melalui kemunculan berbagai jajak pendapat digital.

Berdasarkan data yang dihimpun dari tautan resmi pengumuman peserta, ketujuh nama yang bersaing adalah Edy Wibowo, Gusti Abdul Wakhid, Hendro, Herman Hidayatullah, Ichrom Muftezar, Machli Riyadi, dan Ryan Utama.

Namun, dari pantauan hasil polling terbuka yang beredar luas di platform Google Formulir, satu nama tampak mendominasi dukungan publik secara signifikan.

Hingga saat ini, dengan total lebih dari 2.184 partisipan, Dr. Machli Riyadi, S.H., M.H., memimpin jauh dengan perolehan suara sebesar 47,7%. Angka ini menunjukkan dukungan yang hampir mencapai separuh dari total responden, meninggalkan kandidat lainnya dengan selisih yang cukup lebar.

Di posisi berikutnya, terdapat nama Ryan Utama dengan perolehan 19%, disusul oleh Ichrom Muftezar dengan 18,3%, dan Edy Wibowo sebesar 13,2%. Sementara itu, kandidat lainnya seperti Gusti Abdul Wakhid, Hendro, dan Herman Hidayatullah masih berada di bawah angka 2%.

Tingginya angka dukungan terhadap Machli Riyadi dalam jajak pendapat ini diduga kuat berkaitan dengan rekam jejak dan popularitasnya yang terjaga selama ini di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin. Meski hasil polling bukan merupakan penentu mutlak keputusan Pansel, namun data ini menjadi indikator kuat mengenai ekspektasi dan kepercayaan masyarakat terhadap sosok yang dianggap paling layak menjabat sebagai jabatan pimpinan tinggi pratama tersebut.

Tahapan selanjutnya bagi ketujuh kandidat ini adalah mengikuti uji kompetensi atau assessment serta pemaparan makalah dan wawancara akhir. Publik kini menanti, apakah dominasi Machli Riyadi di dunia maya ini akan berbanding lurus dengan penilaian teknis dari tim Pansel yang diketuai oleh perwakilan akademisi dan birokrat senior.

Andra