Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Habib Hamid Bahasyim menyampaikan Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2019 tentang Kepemudaan, di Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Minggu (12/4/2026).
"Jadi pemuda itu punya peran penting dan strategis dalam pembangunan dan kami akan mendorong kemandirian ekonomi pemuda kedepannya," kata Habib Hamid saat dikonfirmasi.
Habib Hamid yang juga dari anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kalsel mengungkapkan, pihaknya akan terus mengawal agar implementasi Perda Kepemudaan berjalan selaras dengan program pemberian beasiswa dan pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pemuda.
Habib Hamid juga menggandeng dua narasumber berkompeten dalam memberikan wawasan komprehensif seperti Akhmad Ridwan dari akademisi dan praktisi pemuda Anandyta Amelia.
Anandyta Amelia sebagai lulusan Fakultas Psikologi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin mengingatkan, akan pentingnya perubahan pola pikir di kalangan pemuda Banjarbaru.
"Maka dari itu, pemuda harus berani keluar dari zona mudah, pemuda harus bisa lebih berprestasi dan tidak hanya menunggu meminta kepada orang tua. Kita harus bisa lebih berkarya sehingga menghasilkan usaha yang mandiri sebagai penggerak perekonomian seperti, di Kota Banjarbaru," ungkapnya.
Sementara itu, Akhmad Ridwan dari salah satu dosen di Perguruan Tinggi mengingatkan juga, bahwa kendala keuangan seharusnya tidak lagi menjadi penghalang bagi pemuda untuk maju.
"Pemerintah otu telah menyediakan berbagai skema dukungan, salah satunya adalah informasi mengenai beasiswa bagi pemuda yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, mulai dari program KIP Kuliah dan bantuan pendidikan lainnya," jelasnya.
FH
